Sablon Polyfex vs Sablon DTF Pilih Mana?

April 30, 2021

Dunia sablon memang tidak asing bagi kamu yang bergelut di bidang sablon digital. Pastinya kamu tidak asing dengan teknik sablon polyflex dan DTG. Namun bagi orang awam, menentukan jenis sablon kerap membuat bingung karena tidak mengetahui kelebihan dan kegunaan keduanya. Sebenarnya menentukan teknik sablon yang baik agar mendapatkan hasil yang awet itu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan lho. Nah, untuk yang belum tahu, kamu bisa menyimak ulasan berikut, ya!

Teknik Sablon Polyflex

Polyflex menjadi teknik sablon yang hampir dipakai oleh semua pelaku usaha sablon digital. Mengapa demikian? Teknik poliflex dinilai lebih mudah. Hanya dengan tiga langkah, kamu bisa langsung mendapatkan hasilnya. Langkah tersebut biasa disingkat dengan CPP yang merupakan kepanjangan dari cut, peel, and press. Cut merupakan proses pemotongan bahan polylex menggunakan mesin cutting. Kamu bisa menentukan bentuk dan ukuran sesuai keinginan dan kebutuhan dengan maksimum sampai ukuran A3. Selanjutnya peel, yakni proses melepas lapisan polyflex yang tidak terpakai ketika proses cutting selesai. Proses ketiga adalah press, yakni proses penekanan sablon dengan mesin heat press. Kamu hanya perlu menekan hasil desain pada media cetak (kaos, topi, jaket, jersey, dan lain-lain). Sablon teknik polyflex memiliki hasil warna yang lebih awet dibanding teknik sablon lain. Karena tidak menggunakan tinta, sehingga meminimalisir risiko luntur maupun cepat pudar setelah mencucinya berkali-kali. Dari segi hasil cetak pun lebih presisi dan rapi karena proses cutting menggunakan mesin. Karakteristik bahan polyflex juga lebih kuat dan tahan lama. Selain itu, harga cetak sablon teknik polyflex lebih terjangkau bagi pelaku bisnis sablon kaos. Bahan polyflex mematok harga mulai dari Rp70 ribu per meter. Memiliki ukuran 25 meter per roll, kamu bisa mencetak lebih banyak gambar sehingga keuntungan yang kamu dapat pun lebih besar. Kelebihan lainnya adalah bahan polyflex ini bisa kamu aplikasian pada semua media cetak, asalkan bahan tersebut tahan panas, ya! Misalnya totebag bahan kanvas, pouch, jersey, sepatu kanvas, buff, dan sebagainya.

Sablon Polyfex vs Sablon DTF Pilih Mana?

Teknik Sablon DTG

Sablon DTG atau Direct to Garment merupakan teknik sablon printer menggunakan mesin garmen digital. Teknik DTG menggunakan printer jenis injekt dan tintanya telah dimodifikasi, sehingga bisa langsung mencetak hasil desain yang kamu inginkan sesuai dengan gambar. Kelebihan teknik sablon DTG adalah dari segi warna. Kamu bisa mencetak dengan beberapa warna sekaligus, berbeda dengan Polyflex yang hanya bisa mencetak satu atau dua warna saja. Proses cetaknya pun tidak ribet. Layaknya printer kertas, printer DTG pun memiliki proses cetak yang sama. Kamu bisa mencetak langsung pada kaos tanpa harus melalui transfer paper. Waktu cetak yang kamu butuhkan hanya sekitar 10 menit. Kelebihan lain adalah teknik sablon DTG ini bisa mencetak desain gambar yang memiliki detail sekecil dan serumit apapun. Kamu juga bisa mencetak secara satuan. Sayangnya, teknik sablon DTG ini hanya bisa kamu gunakan untuk mencetak kaos berbahan katun saja, tidak untuk jersey, jaket, atau pakaian bahan lainnya. Namun, proses DTG dinilai lebih praktis karena dapat mencetak dengan tanpa batasan warna.

Jadi Sablon Polyflex atau DTG?

Perbedaan antara DTG dan Polyflex antara lain DTG menggunakan tinta, sedangkan Polyflex tidak. DTG bisa mencetak tanpa batasan warna, sedang Polyflex hanya satu atau dua warna saja. Proses cetak DTG menggunakan mesin printer, sedang teknik Polyflex menggunakan metode press. Bila kamu ingin membuat kaos katun sablon custom dengan desain yang penuh warna, maka DTG bisa menjadi pilihan yang baik. Lain hal bila kamu ingin mendesain jersey, kostum olahraga, atau desain yang hanya membutuhkan satu atau dua warna, kamu memilih sablon polyflex dari Dyotees. Karena kedua teknik sablon tersebut memiliki kelebihan masing-masing. Baik metode sablon Polyflex maupun DTG memiliki pasar masing-masing. Karena penggunaan keduanya berbeda, maka kamu bisa memilih jenis sablon sesuai dengan kebutuhan, ya.

Hubungi WhatsApp